Medan, (Bhayangkara News),10 Juni 2023 - Asrama Haji Medan, yang merupakan tempat tinggal sementara bagi para jamaah haji, telah dikritik atas kurangnya fasilitas media centre yang memadai untuk mendukung kegiatan jurnalistik di dalam kompleks tersebut. Hal ini menghambat upaya wartawan dalam melaporkan berita terkait proses penyelenggaraan ibadah haji.
Para jurnalis yang berada di Asrama Haji Medan telah mengungkapkan kekecewaan mereka atas kurangnya fasilitas yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan efektif. Tanpa adanya media centre yang memadai, wartawan kesulitan untuk mengakses informasi, mewawancarai jamaah haji, dan melakukan pemantauan langsung terkait proses haji.
Salah satu wartawan yang berada di Asrama Haji Medan, mengatakan, "Kami sangat menghargai dan menghormati upaya pemerintah dalam menyelenggarakan ibadah haji dengan baik. Namun, kurangnya fasilitas media centre di asrama ini membuat pekerjaan kami sebagai wartawan sangat sulit. Kami kesulitan mengakses informasi dan berkomunikasi dengan jamaah haji untuk melaporkan berita secara akurat." ujar beliau.
"jangankan pengadaan media centre, sekedar makan siang atau minum kopi saja tidak disediakan panitia, dengan alasan keterbatasan stok baik sarapan pagi maupun makan siang."ungkap nya.
Lanjut beliau "Apalagi Kakanwil Kementrian Agama Sumut bertekat, Embarkasih Medan menjadi layanan Haji terbaik, sementara saat ini jika kebutuhan kerja para wartawan diabaikan dan tidak difasilitasi. "kata salah seorang wartawan senior ini.
Saat ini, para wartawan hanya mengandalkan fasilitas yang terbatas, seperti akses internet yang sering tidak stabil dan area umum di asrama, untuk melaporkan berita. Hal ini membatasi mereka dalam memperoleh informasi langsung dan melakukan wawancara mendalam dengan jamaah haji, serta mempersulit pengiriman laporan berita dalam waktu yang singkat.
Menyikapi masalah ini, sejumlah wartawan telah meminta kepada pemerintah dan pihak terkait untuk segera memperhatikan kebutuhan mereka. Permintaan ini mencakup penyediaan fasilitas media centre yang dilengkapi dengan koneksi internet yang stabil, ruang wawancara, dan akses ke sumber informasi terkait pelaksanaan ibadah haji.
Sekretaris Asrama Haji Medan, mengakui kekurangan tersebut dan menyatakan komitmen untuk meningkatkan fasilitas bagi para jurnalis. "Kami memahami pentingnya peran media dalam melaporkan proses haji. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi wartawan yang meliput di Asrama Haji Medan," kata beliau.
Sementara itu, para jamaah haji berharap adanya perbaikan dalam infrastruktur media centre di asrama. Mereka menyadari bahwa melalui liputan media, informasi tentang ibadah haji dapat disebarkan ke masyarakat dengan lebih luas dan akurat.
Dalam rangka memastikan kelancaran aktivitas jurnalistik dan penyebaran informasi yang berkualitas, diharapkan pemerintah dan pihak terkait segera mengambil tindakan untuk memperbaiki fasilitas media centre di Asrama Haji Medan. Dengan demikian, wartawan dapat melaksanakan tugas mereka dengan lebih efektif dan membantu menginformasikan masyarakat tentang pelaksanaan ibadah haji secara menyeluruh.
Rilis : Dedy Petra
Editor : Sutan Malik


0 Komentar