SORONG, [Bhayangkara News] – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat mengadakan monitoring dan evaluasi (Monev) kepada perisai BPJS ketenagakerjaan.
Monev tersebut dilakukan guna mengetahui kelancaran tugas
Agen Perisai di lapangan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat Mintje
Wattu menjelaskan, Perisai BPJS Ketenagakerjaan merupakan penggerak jaminan
nasional ketenagakerjaan yang merupakan Agen dari BPJS Ketenagakerjaan untuk
mencari serta mengakuisisi tenaga kerja yang ada diwilayah atau daerah-daerah.
”Monitoring dan evaluasi Agen Perisai ini merupakan acara
yang kami adakan rutin tiap bulannya. Tujuannya adalah untuk memotivasi
teman-teman perisai ini agar selalu semangat dan tetap berkomitmen menajalankan
tugas mereka dalam mengakuisisi peserta, baik peserta Penerima Upah (PU) dan
peserta Bukan Penerima Upah (BPU),” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sharing session
dengan perisai guna mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan. Pembekalan
terkait program serta manfaat BPJS Ketenagakerjaan juga diberikan untuk
memantapkan tupoksi para agen perisai, sebab pada tahun 2021 ini, perisai
difokuskan pada perluasan di bidang Penerima Upah (PU).
Dengan adanya pembekalan ini diharapkan seluruh Agen
Perisai lebih paham terhadap program dan siap turun ke lapangan untuk langsung
berhubungan dengan peserta.
”Ini merupakan salah satu upaya kami untuk memperluas
jaringan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dengan adanya perisai ini harapannya dapat memudahkan
masyarakat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


0 Komentar